KEBUMEN – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) kembali memperkuat komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Berdampak Tahun Akademik 2025/2026. Sebanyak 62 mahasiswa resmi diterjunkan ke enam desa di Kabupaten Kebumen untuk menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Prosesi penyerahan mahasiswa KKN berlangsung di Pendopo Kabumian, Selasa (7/7/2026). Mahasiswa diserahkan secara simbolis oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNIMUGO), Dr. Siti Mutoharoh, S.ST., M.P.H., kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Muhsinul Mubarok, S.Pd., M.Si.
Program KKN dilaksanakan mulai 7 Juli hingga 1 Agustus 2026 dengan mengusung tema "Optimalisasi Ketahanan Pangan, Pemberdayaan Ekonomi Lokal, dan Peningkatan Kualitas SDM dalam Mewujudkan Desa Berkemajuan Berbasis Inovasi Lintas Disiplin dan Kearifan Lokal."
Mahasiswa dari Berbagai Program Studi
Peserta KKN berasal dari sejumlah program studi di lingkungan UNIMUGO, di antaranya Hukum, Manajemen, Teknik Industri, dan Administrasi Rumah Sakit.
Melalui kolaborasi lintas disiplin, mahasiswa diharapkan mampu menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta memberikan solusi nyata bagi pembangunan desa.
Sebanyak 62 mahasiswa ditempatkan di enam desa yang tersebar di dua kecamatan.
Di Kecamatan Pejagoan, lokasi KKN meliputi Desa Prigi, Desa Kebagoran, dan Desa Peniron.
Sementara di Kecamatan Karangsambung, mahasiswa akan mengabdi di Desa Kaligending, Desa Banioro, dan Desa Widoro.
Fokus pada Ketahanan Pangan dan Ekonomi Lokal
Ketua LP2M UNIMUGO, Dr. Siti Mutoharoh, menjelaskan bahwa KKN merupakan implementasi nyata Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut melaksanakan program kerja, tetapi juga menghadirkan solusi yang relevan, inovatif, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
"KKN bukan sekadar menjalankan kegiatan selama satu bulan. Yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa mampu menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, inovatif dalam pelaksanaannya, serta memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kesejahteraan desa," ujarnya.
Ia menambahkan, fokus utama KKN tahun ini diarahkan pada penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan memanfaatkan potensi dan kearifan lokal di masing-masing desa.
Mahasiswa juga diharapkan mampu menjadi mitra masyarakat dalam mengembangkan berbagai inovasi yang dapat terus dimanfaatkan setelah masa KKN berakhir.
"Harapan kami, manfaat program yang dijalankan tetap dirasakan masyarakat meskipun mahasiswa sudah kembali ke kampus," tambahnya.
Bagian dari Pengabdian Tingkat Nasional dan Internasional
Selain melaksanakan KKN Tematik Berdampak di Kabupaten Kebumen, UNIMUGO juga terus memperluas jejaring pengabdian masyarakat sepanjang tahun 2026.
Dr. Siti Mutoharoh mengungkapkan bahwa sejumlah mahasiswa UNIMUGO juga mengikuti KKN Internasional di Hong Kong, Malaysia, dan Singapura.
Di tingkat nasional, UNIMUGO turut berpartisipasi dalam KKN Nasional di Kabupaten Malang bersama jaringan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-'Aisyiyah (PTMA) dari berbagai daerah di Indonesia.
Program tersebut menunjukkan komitmen UNIMUGO dalam membangun pengalaman pengabdian yang tidak hanya berdampak di tingkat lokal, tetapi juga memperluas wawasan mahasiswa hingga tingkat nasional dan internasional.
Pemkab Kebumen Apresiasi Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi
Mewakili Pemerintah Kabupaten Kebumen, Muhsinul Mubarok menyampaikan apresiasi atas kontribusi UNIMUGO dalam mendukung pembangunan daerah melalui program KKN.
Ia berharap mahasiswa mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menggali potensi lokal, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga.
"Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya membantu pelaksanaan program desa, tetapi juga memberikan ide-ide baru yang dapat terus dikembangkan oleh masyarakat maupun pemerintah desa," ujarnya.
Melalui KKN Tematik Berdampak Tahun 2026, UNIMUGO kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk lulusan yang memiliki kepedulian sosial, kemampuan berkolaborasi, jiwa kepemimpinan, serta siap berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.(KN/*)





