-->

Notification

×

Pasang Iklan

Kaos Kaki

Pasang Iklan

Kaos Kaki

Kekeringan di Kebumen Meluas ke 42 Desa, Jutaan Liter Air Bersih Terus Disalurkan

9/12/2026 | 2:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-12T11:55:13Z

KEBUMEN – Musim kemarau panjang tahun ini memicu perluasan wilayah krisis air bersih di Kabupaten Kebumen. Jika pada akhir Juli 2026 lalu status terdampak kekeringan baru menyentuh 12 desa di 6 kecamatan, hingga pekan kedua September 2026 kondisinya melonjak tajam melanda 42 desa yang tersebar di 15 kecamatan. Angka kawasan terdampak ini diprediksi masih akan terus bertambah seiring belum adanya tanda-tanda turunnya hujan.

Merespons meluasnya wilayah terdampak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen terus menggencarkan dropping air bersih guna memenuhi kebutuhan dasar warga. Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kebumen, hingga kini sebanyak 285 tangki atau setara 1.279.000 liter air bersih telah berhasil disalurkan ke wilayah terdampak.

Bantuan yang didistribusikan secara bertahap tersebut tercatat telah meringankan beban 18.869 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 60.874 jiwa yang kesulitan mengakses air bersih untuk kebutuhan konsumsi harian.

Terkait skema pendanaan, intervensi penanganan kekeringan ini ditopang oleh anggaran APBD 2026 yang mengalokasikan sebanyak 100 tangki. Guna mengantisipasi ketersediaan air hingga datangnya musim penghujan, Pemkab Kebumen juga tengah memproses usulan tambahan 200 tangki melalui APBD Perubahan, serta menghimpun dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai instansi dan perusahaan.

Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan langkah tanggap darurat yang berjalan beriringan dengan upaya berkelanjutan Pemkab Kebumen, salah satunya melalui optimalisasi infrastruktur Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di sejumlah wilayah rawan kekeringan dan kajian geolistrik bersama BNPB serta BRIN.

Mengingat krisis air bersih ini membutuhkan penanganan kolektif, BPBD mengimbau masyarakat luas untuk mulai menumbuhkan kesadaran berhemat dalam menggunakan air sehari-hari. Selain itu, keterlibatan aktif dan kepedulian dunia usaha melalui penyaluran program CSR sangat diharapkan agar penanganan dampak kekeringan dapat berjalan maksimal dan merata.
×
Berita Terbaru Update