-->

Notification

×

Pasang Iklan

Kaos Kaki

Pasang Iklan

Kaos Kaki

Dua Perahu Nelayan Cilacap Dihantam Ombak di Pantai Sawangan Puring, Satu Jukung Terbalik

9/10/2026 | 1:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-10T17:35:51Z
Foto : Pos Lanal Logending

KEBUMEN — Kecelakaan laut (laka laut) kembali menimpa nelayan di pesisir selatan. Dua perahu nelayan asal Cilacap mengalami kecelakaan usai dihantam ombak dan terseret arus di perairan Pantai Sawangan, Kecamatan Puring, pada pukul 11.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun satu perahu jukung terbalik dan satu perahu jenis GT kandas di bibir pantai.

Insiden bermula saat kedua perahu tersebut tengah melaut di sekitar perairan Pantai Pedalen. Berdasarkan kronologi yang dihimpun, perahu jukung "Prasetia 07" awalnya menumpang bersandar (nyanthol) pada perahu GT "Pawit Pamuji" dengan tujuan untuk beristirahat sekaligus menghemat bahan bakar minyak (BBM).

Memasuki pagi hari, kedua perahu bermaksud bergerak menuju arah tenggara pada haluan 27 derajat. Namun nahas, tanpa disadari oleh para awak, kedua perahu tersebut terbawa arus bawah yang kuat hingga perlahan terseret ke arah daratan. Sesampainya di perairan dangkal Pantai Sawangan, ombak besar langsung menggulung keduanya.

Akibat terjangan ombak, perahu jukung Prasetia 07 terbalik, sementara perahu GT Pawit Pamuji terus terbawa arus hingga akhirnya kandas menepi ke daratan. Warga dan nelayan sekitar pesisir Pantai Sawangan yang melihat kejadian tersebut langsung turun tangan membantu mengevakuasi korban dan mengamankan barang-barang dari perahu yang berserakan terbawa ombak.

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh warga pesisir setempat pada pukul 11.00 WIB. Laporan tersebut langsung direspons oleh Ketua Rukun Nelayan Suwuk, Daliman, yang kemudian meneruskan informasi kedaruratan ini kepada Komandan SAR Lawet Perkasa, Bedjo.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa laka laut ini. Namun, tekong (juru mudi) perahu jukung Prasetia 07 dilaporkan dievakuasi dalam kondisi tidak sadar dan telah dilarikan ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Sementara itu, nakhoda beserta satu orang Anak Buah Kapal (ABK) dari perahu GT Pawit Pamuji berhasil diselamatkan dalam kondisi sadar.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim SAR Lawet Perkasa langsung menjalin koordinasi dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap, mengingat kedua armada dan nelayan yang terlibat merupakan warga Cilacap. Untuk memastikan keamanan lokasi dan proses evakuasi berjalan lancar, personel dari Pos TNI AL (Posal) Logending bersama Babinsa Puring juga telah diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini, bangkai perahu GT yang kandas masih berada di tepi pantai sambil menunggu proses evakuasi lebih lanjut.
×
Berita Terbaru Update