KEBUMEN — Kontingen Kabupaten Kebumen menorehkan rekor gemilang dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026. Sebanyak 312 atlet yang diterjunkan ke arena kompetisi berhasil unjuk gigi dengan membawa pulang total 111 medali, menegaskan dominasi dan kebangkitan olahraga pelajar di wilayah tersebut.
Sinyal kejayaan Kebumen di ajang ini sudah terlihat sejak pekan-pekan awal pertandingan. Mengacu pada data rekapitulasi per Kamis malam (3/9/2026) pukul 22.00 WIB, kontingen Kebumen telah melesat dengan koleksi 25 medali, yang terdiri dari 10 medali emas, 6 perak, dan 9 perunggu. Capaian impresif ini direngkuh dari berbagai cabang olahraga (cabor) yang tersebar di tiga lokasi pertandingan utama: Kendal, Pati, dan Kota Semarang.
Di fase awal tersebut, cabang olahraga Judo tampil sebagai lumbung emas utama dengan menyumbang 4 medali emas. Dominasi juga ditunjukkan oleh cabor Atletik dan Renang yang masing-masing memberikan kontribusi krusial bagi posisi klasemen Kebumen.
Berikut adalah rincian perolehan 25 medali Kebumen hingga 3 September 2026:
Judo: 4 emas
Atletik: 2 emas, 3 perak
Renang: 2 emas, 1 perak
Panahan: 1 emas, 1 perunggu
Tenis Meja: 1 emas
Gulat: 1 perak, 3 perunggu
Senam: 1 perak, 4 perunggu
Karate: 1 perunggu
Di tengah sengitnya kompetisi, nama Farel Iza Mahendra muncul sebagai salah satu bintang lapangan. Pelajar kelas XII SMA Negeri 1 Ayah ini tampil tak terbendung di kolam renang dengan memborong tiga medali sekaligus. Farel sukses mengalungkan 2 medali emas dari nomor 100 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya punggung SMA Putra. Ia juga menambah koleksi 1 medali perak dari nomor adu cepat 50 meter gaya bebas SMA Putra.
"Latihan keras setiap hari," jawab Farel singkat dan mantap saat ditanya mengenai kunci suksesnya di lintasan air. Remaja berbakat ini bertekad menjadikan kemenangannya di POPDA sebagai pijakan awal untuk mengejar cita-cita menjadi atlet renang profesional di level yang lebih tinggi.
Regulasi Baru Picu Lonjakan Kuota Atlet
Keberhasilan panen medali tahun ini tidak terlepas dari persiapan matang dan dukungan penuh pemerintah daerah. Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kebumen, Tri Mujiyanto, memaparkan bahwa kontingen tahun ini berangkat dengan kekuatan besar. Tercatat 321 anggota rombongan diberangkatkan, yang meliputi 248 atlet alokasi dinas, 16 atlet jalur mandiri, didampingi 57 pelatih dan ofisial. Tim ini juga dikawal oleh 7 perwakilan unsur dinas dan 5 panitia pelaksana, yang seluruhnya dipusatkan di penginapan BPBMP Semarang selama kompetisi berlangsung.
Tri Mujiyanto menjelaskan bahwa ledakan jumlah atlet yang terealisasi menjadi 312 orang tahun ini—dibandingkan 209 orang pada tahun 2025—didukung oleh perubahan regulasi di tingkat provinsi.
"Ada penambahan cabor yang dipertandingkan dari 16 menjadi 18 cabor. Selain itu, kebijakan baru dari provinsi kini memperbolehkan juara 1 dan 2 cabor beregu untuk lolos ke tingkat provinsi, padahal sebelumnya hanya juara 1," terangnya. Aturan baru inilah yang sempat membuat potensi kuota atlet Kebumen meroket hingga 522 orang, sebelum akhirnya dikurasi menjadi skuad elite yang sukses memboyong 111 medali ke tanah kelahiran mereka.




