-->

Notification

×

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Supriyanto Kembali Pimpin PWI Kebumen Periode 2026–2029, Siap Perkuat Profesionalisme Pers di Era Digital

7/08/2026 | 11:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-09T07:21:33Z

KEBUMEN – Supriyanto kembali dipercaya memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kebumen untuk masa bakti 2026–2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Kabupaten PWI Kebumen yang berlangsung di Mexolie Hotel, Selasa (7/7/2026), dan resmi dilantik sehari kemudian di Pendopo Kabumian, Rabu (8/7/2026).

Pelantikan pengurus baru dipimpin langsung oleh Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana, didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi Sunarto dan Sekretaris PWI Jawa Tengah Achmad Ris Ediyanto.

Acara pelantikan dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kebumen Khalisha Adelia Aziza, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, perwakilan perguruan tinggi, BUMD, organisasi profesi, serta mitra kerja PWI Kabupaten Kebumen.

Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru sekaligus memperkuat komitmen bersama antara pemerintah daerah dan insan pers dalam membangun komunikasi publik yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab.

Konferensi Kabupaten PWI Kebumen yang digelar sehari sebelumnya menetapkan Supriyanto sebagai Ketua PWI Kabupaten Kebumen periode 2026–2029 melalui mekanisme aklamasi.

Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Supriyanto mencerminkan dukungan anggota terhadap kepemimpinannya dalam menjalankan roda organisasi selama periode sebelumnya.

Selain menetapkan ketua, konferensi juga menyusun struktur kepengurusan baru yang telah disesuaikan berdasarkan hasil evaluasi internal organisasi agar lebih efektif dalam menjalankan program kerja selama tiga tahun ke depan.

Saat ini, sekretariat PWI Kabupaten Kebumen atau Balai Wartawan beralamat di Jalan Ahmad Yani Nomor 77, Kebumen.

Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.

Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi awal tanggung jawab besar dalam menjaga integritas profesi wartawan sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap media.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah dan pers memiliki peran yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pemerintah membutuhkan media massa sebagai mitra dalam menyampaikan berbagai informasi pembangunan secara utuh dan objektif. Sebaliknya, aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui pemberitaan juga menjadi masukan penting dalam penyempurnaan berbagai kebijakan pemerintah.

"Masyarakat membutuhkan informasi yang akurat, terverifikasi, dan berimbang. Saya berharap PWI terus meningkatkan kompetensi anggotanya serta menjaga integritas profesi sehingga sinergi antara pemerintah dan pers dapat terus terjalin dengan baik demi kemajuan Kabupaten Kebumen," ujar Lilis.


Ia juga mengingatkan bahwa di tengah perkembangan teknologi digital, arus informasi bergerak semakin cepat. Namun, tidak semua informasi yang beredar memiliki kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, wartawan dituntut tetap berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dengan mengedepankan proses verifikasi sebelum menyampaikan informasi kepada masyarakat.

"Kecepatan memang penting, tetapi ketepatan dan integritas harus tetap menjadi landasan utama dalam menjalankan profesi jurnalistik," tambahnya.

Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana menilai dunia pers saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Selain menghadapi perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, wartawan juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) yang kini mulai digunakan dalam berbagai proses produksi informasi.

Menurutnya, penggunaan teknologi harus tetap mengacu pada pedoman dan etika jurnalistik yang telah ditetapkan Dewan Pers sehingga tidak mengurangi kualitas maupun kredibilitas pemberitaan.

"Profesionalisme dan menjaga marwah organisasi adalah harga mati. Pers harus menjadi jembatan yang menghadirkan solusi bagi pembangunan daerah, bukan sekadar mencari kesalahan," tegas Setiawan.

Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan PWI sekaligus menjaga independensi organisasi di tengah dinamika dunia media yang terus berkembang.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Kebumen Supriyanto menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.

Ia menegaskan bahwa kepengurusan periode 2026–2029 akan memfokuskan berbagai program pada peningkatan kompetensi wartawan, penguatan organisasi, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi.

Menurut Supriyanto, fenomena banjir informasi yang terjadi saat ini menjadi tantangan besar bagi insan pers. Di tengah derasnya penyebaran informasi melalui media sosial, masyarakat membutuhkan media yang mampu menyajikan fakta secara utuh dan dapat dipercaya.

"Tugas kami ke depan adalah menjadi filter sekaligus penjernih informasi. Wartawan harus mampu membedakan antara fakta, opini, dan informasi yang belum terverifikasi. Kami akan terus meningkatkan kompetensi anggota agar tetap kritis, profesional, serta mampu menghadirkan solusi yang konstruktif bagi pembangunan Kabupaten Kebumen," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa PWI Kebumen akan terus memperkuat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan tanpa mengurangi independensi pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

Pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Kebumen periode 2026–2029 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, media, dan masyarakat.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, keberadaan pers profesional dinilai semakin penting dalam menjaga kualitas ruang publik melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Melalui kepengurusan baru, PWI Kabupaten Kebumen diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas jurnalisme, memperkuat kompetensi anggotanya, serta menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui komunikasi publik yang sehat dan beretika.

Dengan semangat kolaborasi tersebut, PWI Kebumen diharapkan tidak hanya menjadi organisasi profesi wartawan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang semakin cerdas, kritis, dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi di era digital.

Struktur kepengurusan periode ini mengalami penyesuaian jumlah anggota sebagai bagian dari evaluasi internal organisasi. Adapun Sekretariat PWI Kebumen/Balai Wartawan saat ini berlokasi Jalan Ahmad Yani No. 77, Kebumen.

Susunan Pengurus PWI Kebumen Periode 2026-2029

PENASIHAT
Drs. Komper Wardopo, M.Pd. (Suarabaru.id)
Nanang Widy Hartono, S.H. (Koranbernas.id)
PENGURUS HARIAN

Ketua: Supriyanto (Suara Merdeka)

Wakil Ketua: Mohammad Tohri (Kebumen24.com)

Sekretaris: Imam Wahyudi (Radar Banyumas)
Wakil Sekretaris: Ilham Faturrahman (Kebumen24.com)

Bendahara: Paryanto, S.H., M.H. (Banyumas TV)

Wakil Bendahara: Hari Satria Wibowo (KebumenUpdate.com)

SEKSI-SEKSI

Seksi Organisasi dan Pendidikan: Ahmat Saifur Rohman (Kebumen Ekspres), Sudarno Ahmad Nasori (Pikiran Rakyat Jateng)

Seksi Advokasi dan Hukum: Moch. Hafied Abdul Aziz (Radar Jogja), Muharom Adi Yuliarta (Disway.id)

Seksi Seni, Budaya, dan Pariwisata: Syarif Hidayat (Sorot.co), Wahyu Kurniawan (TV One)

Seksi Hubungan Antar Lembaga dan Kerja Sama: Firman Mungalim (Radio Bimasakti FM), Imam Nurdiansyah (Metro TV)

Seksi Wartawan Olahraga (SIWO): Cahyo Kuncoro (Radar Banyumas)(KN/*)
×
Berita Terbaru Update