KEBUMEN - Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Kebumen. Seorang murid MAN 1 Kebumen, Syauqi Rahman Ali, berhasil lolos sebagai Calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kebumen Tahun 2026. Keberhasilan ini semakin istimewa karena Syauqi menjadi satu-satunya peserta dari jenjang madrasah aliyah yang mampu menembus seleksi hingga tahap akhir.
Hasil seleksi diumumkan secara resmi pada awal Juli 2026. Kabar tersebut disambut penuh rasa syukur oleh keluarga besar MAN 1 Kebumen. Murid yang akrab disapa Uki itu juga dikenal sebagai alumni MTsN 3 Kebumen, sehingga prestasinya menjadi kebanggaan bagi kedua lembaga pendidikan tersebut.
Perjalanan menuju Paskibraka Kabupaten tidaklah mudah. Proses rekrutmen yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kebumen bersama Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Kebumen berlangsung sejak Maret 2026 dengan berbagai tahapan seleksi yang ketat.
Seleksi diawali dengan pendaftaran dan verifikasi administrasi pada 11 Maret 2026. Selanjutnya peserta mengikuti Tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum (TIU), pemeriksaan kesehatan, seleksi parade, tes Peraturan Baris-Berbaris (PBB), tes kesamaptaan, hingga wawancara. Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk mengukur kemampuan akademik, kondisi fisik, kedisiplinan, mental, serta karakter kepemimpinan setiap peserta.
Dalam setiap tahapan, Uki mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Berkat kerja keras dan persiapan yang matang, ia berhasil masuk dalam daftar 34 pelajar terbaik yang ditetapkan sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Kebumen Tahun 2026.
Persaingan pada seleksi tahun ini berlangsung cukup ketat. Puluhan pelajar terbaik dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Kebumen mengikuti proses seleksi, namun hanya sebagian kecil yang berhasil lolos hingga tahap akhir.
Keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari pembinaan yang dilakukan tim ekstrakurikuler Lastama (Laskar Utama) MAN 1 Kebumen. Selama masa persiapan, Uki mendapatkan pendampingan intensif dari para pembina, Eni Kustini dan Ihya Ali Ma'sum, yang memberikan latihan fisik, pembinaan kedisiplinan, serta penguatan mental menghadapi seluruh rangkaian seleksi.
Kepala MAN 1 Kebumen, Muhiban, mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas capaian peserta didiknya. Menurutnya, keberhasilan Uki membuktikan bahwa lulusan madrasah memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan pelajar dari berbagai sekolah lainnya.
"Kami sangat bangga atas prestasi Ananda Syauqi Rahman Ali. Menjadi satu-satunya murid madrasah yang lolos di tingkat kabupaten menunjukkan bahwa pendidikan madrasah mampu mencetak generasi yang unggul, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga memiliki kedisiplinan, ketangguhan, serta semangat kebangsaan yang tinggi," ujarnya.
Muhiban juga menyampaikan penghargaan kepada para pembina ekstrakurikuler Lastama yang telah mendampingi peserta didik sejak awal proses seleksi hingga dinyatakan lolos.
"Terima kasih kepada Ibu Eni Kustini dan Bapak Ihya Ali Ma'sum atas dedikasi dan kerja keras dalam membimbing Uki. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang," katanya.
Setelah dinyatakan lolos, Uki bersama 33 anggota Paskibraka Kabupaten Kebumen lainnya akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan seluruh anggota sebelum menjalankan tugas sebagai pengibar Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan digelar pada Agustus 2026.
Keberhasilan Syauqi Rahman Ali menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik dan religius, tetapi juga memiliki karakter disiplin, semangat nasionalisme, serta kesiapan untuk mengemban amanah dalam kegiatan kenegaraan. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi pelajar lain di Kabupaten Kebumen agar terus berusaha meraih prestasi sesuai potensi yang dimiliki.(KN/*)




