-->

Notification

×

Pasang Iklan

Kaos Kaki

Pasang Iklan

Kaos Kaki

Empat Kepala Madrasah di Kebumen Berganti, Bagian dari Rotasi 37 Kepala Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Tengah

7/08/2026 | 4:10 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-09T09:11:03Z

Kebumen – Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah kembali melakukan penyegaran kepemimpinan di lingkungan madrasah melalui pelantikan dan rotasi kepala madrasah yang digelar di Aula Majeng Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, yang melantik sebanyak 37 kepala madrasah dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Dari puluhan pejabat yang dilantik tersebut, empat di antaranya merupakan kepala madrasah yang akan mengemban amanah baru di Kabupaten Kebumen. Pergantian ini menjadi bagian dari langkah strategis Kementerian Agama dalam memperkuat kualitas tata kelola pendidikan madrasah sekaligus mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan Islam di daerah.

Pelantikan berlangsung dengan khidmat dan disaksikan oleh sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Agama. Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Anif Solikhin, bersama jajaran pejabat lainnya untuk memberikan dukungan kepada para kepala madrasah yang menerima amanah baru.

Rotasi kepemimpinan di lingkungan madrasah bukan sekadar pergantian jabatan administratif, melainkan bagian dari proses pembinaan sumber daya manusia yang bertujuan menghadirkan semangat baru dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki masing-masing pejabat, diharapkan setiap madrasah mampu berkembang lebih baik dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berubah.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 7042 sampai dengan 7078/Kw.11.1/3/KP.07.6/07/2026, terdapat empat kepala madrasah yang mendapatkan penugasan baru di Kabupaten Kebumen.

Jabatan Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kebumen kini dipercayakan kepada Muhdir, M.Pd.I. Sebelumnya, Muhdir menjabat sebagai Kepala MTsN 3 Kebumen. Pengalaman memimpin salah satu madrasah negeri di Kebumen diharapkan menjadi bekal untuk membawa MTsN 2 Kebumen semakin berkembang, baik dari sisi akademik maupun penguatan karakter peserta didik.

Sementara itu, posisi Kepala MTsN 3 Kebumen kini diisi oleh Suyitman, M.Pd. Sebelum dilantik, Suyitman menjabat sebagai Kepala MIN 3 Cilacap. Penugasan tersebut menjadi tantangan baru sekaligus kesempatan untuk mengembangkan madrasah di jenjang yang berbeda dengan pengalaman kepemimpinan yang telah dimilikinya.

Perubahan kepemimpinan juga terjadi di tingkat Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN). Widyastuti, M.Pd. resmi menjabat sebagai Kepala MIN 4 Kebumen setelah sebelumnya memimpin MIN 1 Kebumen. Perpindahan tersebut diharapkan mampu memperkuat pengelolaan sekolah dasar berbasis madrasah dengan menghadirkan berbagai inovasi yang mendukung peningkatan mutu pembelajaran.

Adapun jabatan Kepala MIN 1 Kebumen kini diemban oleh Khamdan Asyfahaani, M.Pd.I. Sebelumnya, ia memimpin MIN 4 Kebumen. Dengan pengalaman yang dimiliki, Khamdan diharapkan mampu melanjutkan berbagai program unggulan sekaligus menghadirkan terobosan baru demi meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah tersebut.

Dalam sambutannya usai melantik para kepala madrasah, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin lembaga pendidikan.

Menurutnya, seorang kepala madrasah tidak hanya bertugas mengelola administrasi sekolah, tetapi juga menjadi teladan bagi guru, tenaga kependidikan, peserta didik, maupun masyarakat. Oleh karena itu, kepemimpinan yang profesional dan berintegritas harus terus dijaga agar madrasah semakin dipercaya oleh masyarakat.

Saiful Mujab juga mengajak seluruh kepala madrasah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Ia menilai bahwa perkembangan zaman menuntut madrasah mampu beradaptasi dengan perubahan, baik dalam aspek pembelajaran, pemanfaatan teknologi, maupun penguatan karakter peserta didik.

"Jaga integritas, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, dan pelihara kepercayaan masyarakat terhadap madrasah. Terus tingkatkan mutu pendidikan agar madrasah semakin maju, bermutu, dan mendunia," pesannya di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah madrasah tidak hanya diukur dari prestasi akademik semata, tetapi juga dari kemampuan membangun kepercayaan publik melalui pelayanan pendidikan yang berkualitas, transparan, dan akuntabel.

Rotasi kepala madrasah merupakan agenda yang secara berkala dilakukan Kementerian Agama sebagai bagian dari pembinaan karier aparatur sipil negara sekaligus upaya memperkuat organisasi. Pergantian kepemimpinan memberikan kesempatan bagi para kepala madrasah untuk berbagi pengalaman, menerapkan praktik-praktik terbaik yang pernah dijalankan di tempat sebelumnya, serta menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

Bagi Kabupaten Kebumen, hadirnya empat kepala madrasah dengan penugasan baru diharapkan mampu memberikan energi positif bagi pengembangan pendidikan Islam. Setiap madrasah memiliki tantangan yang berbeda, mulai dari peningkatan mutu akademik, penguatan pendidikan karakter, transformasi digital, hingga pengembangan kerja sama dengan berbagai pihak.

Selain meningkatkan kualitas pembelajaran, kepemimpinan baru juga diharapkan mampu memperkuat budaya kerja yang kolaboratif di lingkungan madrasah. Sinergi antara kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berdaya saing.

Momentum pelantikan ini sekaligus menjadi awal bagi para kepala madrasah untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam mewujudkan visi pendidikan madrasah yang unggul. Inovasi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, penguatan literasi digital, hingga pengembangan karakter peserta didik diperkirakan akan menjadi fokus dalam kepemimpinan mereka ke depan.

Dengan adanya penyegaran kepemimpinan tersebut, masyarakat berharap madrasah di Kabupaten Kebumen semakin mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta siap menghadapi tantangan masa depan. Rotasi ini pun menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama untuk terus menghadirkan layanan pendidikan Islam yang berkualitas, profesional, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.(KN/*)
×
Berita Terbaru Update