KLIRONG – Sebanyak 100 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang digelar melalui kolaborasi Djarum Foundation, Majelis Shalawat Bolo Sewu, dan Khitan Center Klinik Brimob Kutoarjo di Kompleks Masjid Baiturridwan, Dukuh Keburuhan, Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Senin (22/6/2026).
Kegiatan sosial tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan layanan khitan yang aman, nyaman, dan mudah dijangkau. Seluruh proses khitan dilakukan oleh tenaga medis profesional dari Khitan Center Klinik Brimob Kutoarjo dengan mengutamakan aspek kesehatan, keselamatan, serta kenyamanan anak.
Sejak pagi, ratusan warga tampak memadati lokasi kegiatan. Para peserta datang bersama orang tua mereka dari berbagai wilayah di Kabupaten Kebumen. Meski sebagian anak sempat terlihat tegang menunggu giliran, suasana berubah menjadi lebih ceria setelah proses khitan selesai.
Dilansir dari kebumenupdate.com, kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan layanan khitan yang aman, nyaman, serta tanpa membebani biaya. Sebagai bentuk apresiasi, setiap peserta menerima bingkisan, uang santunan, serta hasil cetak photobooth sebagai kenang-kenangan atas momen penting tersebut.
Djarum Foundation melalui DMM MS RSO Semarang, W. Pergodi, mengatakan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program-program yang memberikan manfaat nyata.
Menurutnya, nilai yang ingin diwujudkan bukan hanya membantu masyarakat dari sisi kesehatan, tetapi juga memperkuat semangat kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas sosial.
"Kami selalu diajarkan oleh CEO dan owner kami bahwa kegiatan yang bermitra dengan masyarakat jangan sampai ditinggalkan. Tujuannya adalah mewujudkan keberkahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam hal ini, bagi adik-adik yang mungkin secara ekonomi kurang mampu, kami memfasilitasi mereka untuk menjalani khitan," ujar Pergodi.
Ia mengaku mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Proses pendaftaran yang difasilitasi oleh Majelis Shalawat Bolo Sewu berlangsung cepat hingga kuota sebanyak 100 peserta langsung terpenuhi.
Sementara itu, Pengasuh Majelis Shalawat Bolo Sewu, Gus Fahim Mu'arif, menjelaskan bahwa peserta khitanan massal berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kebumen, di antaranya Klirong, Petanahan, Puring, Ambal, Pejagoan, Mirit, Buluspesantren, serta beberapa kecamatan lainnya.
Menariknya, kegiatan tersebut juga diikuti dua anak yang datang dari luar Kabupaten Kebumen.
"Ada dua peserta yang datang dari Kabupaten Cilacap. Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat hingga luar daerah," kata Gus Fahim.
Ia berharap sinergi antara Djarum Foundation, Majelis Bolo Sewu, dan Khitan Center Klinik Brimob Kutoarjo dapat terus berlanjut pada masa mendatang. Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya dapat diwujudkan melalui layanan kesehatan, tetapi juga diperluas ke berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat lainnya.
Rasa syukur juga disampaikan Fauzi (39), salah seorang orang tua peserta. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya khitanan massal tersebut, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Menurutnya, selain mengurangi beban biaya, kegiatan ini juga memberikan pelayanan yang baik sehingga orang tua merasa lebih tenang mendampingi anak selama proses khitan berlangsung.
Khitanan massal ini tidak hanya menjadi layanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ajang mempererat kepedulian sosial melalui kolaborasi berbagai pihak. Dengan semangat gotong royong, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak dan keluarga yang menerima layanan.(KN/*)





