GOMBONG– Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menerima kunjungan lapangan tim penilai Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Kelurahan Gombong, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam tahapan penilaian yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah untuk menentukan kelurahan terbaik di tingkat provinsi.
Kunjungan tim penilai disambut oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Kebumen, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga yang turut mendukung keikutsertaan Kelurahan Gombong dalam ajang bergengsi tersebut. Kehadiran tim penilai menjadi momentum bagi Kelurahan Gombong untuk mempresentasikan berbagai capaian dan inovasi yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir.
Kelurahan Gombong dipercaya mewakili Kabupaten Kebumen setelah berhasil menunjukkan performa yang baik dalam berbagai aspek pembangunan. Beberapa indikator yang menjadi perhatian dalam penilaian antara lain tata kelola pemerintahan, kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, partisipasi warga, hingga berbagai inovasi yang mendukung kemajuan wilayah.
Bupati Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran Kelurahan Gombong dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam membangun lingkungan yang maju, tertib, dan inovatif. Menurutnya, keikutsertaan dalam Lomba Desa dan Kelurahan bukan semata-mata untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi sekaligus pembelajaran guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Lomba ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan berbagai potensi dan praktik baik yang telah dilaksanakan di Kelurahan Gombong. Semoga seluruh upaya yang dilakukan dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Kebumen di tingkat provinsi,” ujarnya.
Dalam proses penilaian lapangan, tim dari Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah melakukan verifikasi terhadap berbagai program unggulan yang telah dipaparkan sebelumnya pada tahap administrasi. Tim juga meninjau langsung sejumlah kegiatan masyarakat, pelayanan pemerintahan, serta inovasi yang menjadi keunggulan Kelurahan Gombong.
Keikutsertaan dalam lomba ini sekaligus menjadi ajang untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kelurahan Gombong, mulai dari pengelolaan pemerintahan yang partisipatif hingga program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan berbagai kelompok warga. Berbagai inovasi tersebut dinilai mampu mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian wilayah.
Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap hasil penilaian lapangan dapat memberikan nilai positif bagi Kelurahan Gombong. Lebih dari itu, berbagai praktik baik yang telah dijalankan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelurahan lain dalam mengembangkan pelayanan publik yang lebih efektif dan inovatif.
Melalui ajang Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Kelurahan Gombong diharapkan mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai wilayah yang terus berkembang, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menjadi contoh pengembangan kelurahan yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Kelurahan Gombong optimistis dapat memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Kebumen dalam kompetisi tersebut.(KN/*)



