Dimakamkan di TMP Kalibata, Perjalanan Pengabdian Ryamizard Ryacudu Berakhir dengan Penghormatan Militer


JAKARTA – Langit Jakarta pada Senin (1/6/2026) menjadi saksi penghormatan terakhir negara kepada Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. Mantan Menteri Pertahanan yang wafat sehari sebelumnya itu dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata melalui prosesi militer yang dipimpin Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Kepergian Ryamizard meninggalkan duka mendalam bagi banyak kalangan. Sosok yang dikenal lugas dan memiliki karakter kepemimpinan kuat itu meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta setelah menjalani perawatan medis. Kabar wafatnya segera menyebar dan mendapat perhatian luas dari berbagai tokoh nasional.

Ryamizard lahir pada 21 April 1950 dan mengabdikan sebagian besar hidupnya di dunia militer. Kariernya dimulai setelah lulus dari Akademi Militer pada tahun 1974. Berbagai penugasan dijalani hingga mengantarkannya menjadi salah satu perwira tinggi paling berpengaruh di tubuh TNI Angkatan Darat.

Nama Ryamizard semakin dikenal ketika dipercaya memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Posisi tersebut menjadi batu loncatan sebelum dirinya ditunjuk sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada tahun 2002. Selama memimpin AD, ia dikenal sebagai figur yang tegas dalam menjaga disiplin dan profesionalisme prajurit.

Selepas pensiun dari militer aktif, Ryamizard tetap aktif memberikan kontribusi bagi negara. Pada 2014, ia dipercaya menjadi Menteri Pertahanan dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Dalam masa jabatannya, berbagai program penguatan pertahanan dan peningkatan kerja sama militer dengan negara sahabat menjadi bagian dari kebijakannya.

Prosesi pemakaman di TMP Kalibata berlangsung penuh penghormatan. Bendera Merah Putih menyelimuti peti jenazah sebagai simbol penghargaan negara atas jasa-jasa yang telah diberikan. Pasukan kehormatan turut mengiringi jalannya upacara militer yang berlangsung tertib dan khidmat.

Bagi keluarga besar Kementerian Pertahanan, wafatnya Ryamizard menjadi kehilangan besar. Dalam pernyataan resminya, Kementerian Pertahanan menyebut almarhum sebagai prajurit, pemimpin, dan negarawan yang telah memberikan pengabdian luar biasa bagi bangsa Indonesia. Dedikasi tersebut menjadi warisan yang akan terus dikenang oleh generasi mendatang.

Sejumlah tokoh nasional turut menyampaikan belasungkawa dan mengenang jasa-jasa almarhum selama bertugas. Banyak pihak menilai Ryamizard sebagai sosok yang memiliki komitmen tinggi terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pemakaman di TMP Kalibata menjadi penutup perjalanan panjang seorang prajurit yang telah mengabdikan hidupnya kepada bangsa. Namun demikian, semangat pengabdian dan nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskannya diyakini akan terus hidup dalam sejarah pertahanan Indonesia.(KN/*)

0/Post a Comment/Comments

Busro Collection
Ads2