Dari KSAD hingga Menhan, Ryamizard Ryacudu Kini Beristirahat di Taman Makam Pahlawan


JAKARTA – Perjalanan panjang pengabdian Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu kepada bangsa dan negara resmi berakhir di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia tersebut dimakamkan secara militer pada Senin (1/6/2026) dengan upacara yang dipimpin Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Ryamizard meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026) di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Kabar duka tersebut segera menyita perhatian publik karena almarhum merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah militer dan pertahanan Indonesia. Ia wafat pada usia 76 tahun setelah menjalani perawatan medis.

Sejak muda, Ryamizard telah memilih jalan hidup sebagai prajurit. Lulus dari Akademi Militer pada tahun 1974, ia menjalani berbagai penugasan di sejumlah wilayah Indonesia. Pengalaman panjang di lapangan membentuk karakter kepemimpinannya yang tegas dan berorientasi pada disiplin.

Karier militernya terus berkembang hingga dipercaya memegang jabatan-jabatan penting. Ia pernah menjabat Panglima Kostrad dan kemudian menjadi Kepala Staf Angkatan Darat. Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu tokoh sentral dalam lingkungan TNI pada awal dekade 2000-an.

Meski telah memasuki masa purnatugas, pengabdiannya kepada negara tidak berhenti. Pada 2014, Presiden Joko Widodo menunjuk Ryamizard sebagai Menteri Pertahanan. Selama lima tahun menjabat, ia terlibat dalam berbagai kebijakan strategis yang berkaitan dengan pembangunan kekuatan pertahanan nasional.

Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum disemayamkan dan mendapatkan penghormatan terakhir dari keluarga, sahabat, serta para pejabat negara. Upacara pelepasan menjadi momen haru yang memperlihatkan besarnya penghargaan terhadap sosok yang telah lama mengabdikan dirinya bagi Indonesia.

Di TMP Kalibata, prosesi pemakaman berlangsung dengan tata upacara militer. Kehadiran Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai inspektur upacara menunjukkan penghormatan negara terhadap jasa-jasa almarhum dalam menjaga kedaulatan dan pertahanan Indonesia.

Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa kontribusi Ryamizard dalam memperkuat sistem pertahanan nasional akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah bangsa. Pengabdiannya dinilai memberikan inspirasi bagi generasi penerus untuk terus menjaga keutuhan NKRI.

Banyak pihak mengenang Ryamizard sebagai pemimpin yang memiliki keberanian mengambil keputusan dan konsisten memperjuangkan kepentingan negara. Karakter tersebut membuat namanya tetap dihormati, baik di lingkungan militer maupun masyarakat luas.

Kini, Ryamizard Ryacudu telah dimakamkan di antara para pahlawan bangsa. Meski telah berpulang, jejak pengabdian yang ditinggalkannya akan terus menjadi bagian dari sejarah pertahanan Indonesia dan dikenang sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.(KN/*)

0/Post a Comment/Comments

Busro Collection
Ads2