SEMARANG – Panggung Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 di Semarang menjadi saksi bisu perjuangan tiga srikandi muda asal Kabupaten Kebumen. Membawa panji kafilah Provinsi Jawa Tengah, ketiga santriwati ini bersiap mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya di kancah nasional, bukan sekadar demi mengejar trofi, melainkan untuk meraih keberkahan syiar Al-Qur'an.
Ketiga talenta kebanggaan Kebumen tersebut adalah Hasna Huriya Zalfa’ yang turun gelanggang di cabang Qiroat Murottal Remaja Putri, Nur Fadilla Aulia Luthfi di cabang Tahfiz 10 Juz Putri, serta Nur Afifah yang akan menorehkan keindahan kalam Ilahi melalui cabang Kaligrafi Putri.
Di tengah ketatnya persaingan dan tekanan kompetisi, dukungan moril mengalir deras untuk ketiganya. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Bimas Islam, H. Salim Wazdy, secara khusus bertolak ke Semarang untuk menemui para duta Al-Qur'an ini di Hotel Candi Indah, Jumat (11/9/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Anif menyisipkan pesan mendalam agar para santri tampil lepas dan tidak terbelenggu oleh ambisi kemenangan semata. Baginya, berdiri di panggung MTQ pada dasarnya adalah manifestasi dari ibadah.
“Membaca Al-Qur’an adalah ibadah. Laksanakan tugas ini sebagai bagian dari ibadah. Tidak perlu memikirkan beban. Laksanakan dengan niat ibadah dan syiar. Masalah juara adalah bonus,” pesan Anif memberikan suntikan ketenangan.
Lebih lanjut, Anif menekankan bahwa ketenangan batin dan rasa percaya diri adalah kunci utama di atas panggung. Hasil perlombaan hanyalah muara dari sebuah proses panjang, sementara niat suci mensyiarkan agama harus tetap menjadi jangkar utama dalam menjalankan amanah.
Sebagai wujud nyata dukungan Kemenag Kebumen, Anif turut menyerahkan bantuan uang pembinaan kepada ketiga santri. Apresiasi ini diharapkan mampu menjadi "bahan bakar" tambahan yang memompa semangat tempur dan menjaga fokus mereka selama rangkaian acara MTQ Nasional XXXI berlangsung.
Kehadiran dan kepedulian jajaran Kemenag Kebumen ini disambut haru oleh Pembina Kafilah MTQ, Siti Badiatul Firdaus. Ia menilai dukungan langsung dari pimpinan daerah ibarat oase yang menguatkan mental bertanding anak didiknya.
“Dukungan dari Kepala Kantor Kemenag Kebumen sangat berarti bagi para peserta. Mohon doanya, semoga kami bisa tampil maksimal dan mendapat hasil terbaik untuk Kabupaten Kebumen tercinta dan Jawa Tengah,” ungkap Firdaus penuh harap.
Kini, langkah Hasna, Nur Fadilla, dan Nur Afifah telah menjadi simbol ikhtiar nyata Kabupaten Kebumen dalam mencetak generasi muda berprestasi yang bernapaskan Al-Qur'an. Berbekal niat tulus dan doa dari berbagai pihak, ketiga srikandi ini siap memberikan persembahan terbaiknya di langit Semarang.




