-->

Notification

×

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Diduga Gasolek Bocor, Kandang Ayam di Padureso Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp750 Juta

7/12/2026 | 8:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-14T07:32:10Z

KEBUMEN – Sebuah kandang ayam di Dukuh Krajan II, Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen, terbakar hebat pada Minggu (12/7/2026) dini hari. Kebakaran yang diduga dipicu kebocoran alat pemanas (Gasolek) menghanguskan bangunan beserta seluruh isinya dan menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp750 juta.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Api dengan cepat membesar hingga melalap seluruh bagian kandang sebelum akhirnya berhasil dikendalikan. Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sumber api diduga berasal dari alat pemanas Gasolek yang mengalami kebocoran pada sistem berbahan bakar gas.

"Peristiwa ini diduga dipicu kebocoran pada alat pemanas Gasolek. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp750 juta," ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Kandang yang terbakar diketahui merupakan milik Dwi Susilo, warga Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso. Laporan mengenai kebakaran diterima pihak kepolisian sekitar pukul 06.00 WIB.


Setelah menerima informasi tersebut, personel Polsek Padureso langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, mengamankan area, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan warga dalam upaya penanganan kebakaran.

Kapolsek Padureso Ipda Sampun bersama anggota Polsek, perangkat Desa Pejengkolan, dan masyarakat bergotong royong memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Upaya tersebut dilakukan agar api tidak merambat ke bangunan maupun lahan di sekitar kandang.

Akibat kebakaran itu, bangunan kandang beserta seluruh isinya tidak dapat diselamatkan. Polisi masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait besarnya kerugian yang dialami pemilik kandang.

Menyikapi kejadian tersebut, Polres Kebumen mengimbau para peternak dan masyarakat untuk lebih memperhatikan keamanan penggunaan alat pemanas berbahan bakar gas. Pemeriksaan berkala terhadap tabung gas, regulator, selang, hingga instalasi pendukung dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebocoran yang dapat memicu kebakaran.

Selain itu, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau karena risiko kebakaran cenderung lebih tinggi. Apabila menemukan potensi bahaya atau tanda-tanda kebakaran, warga diharapkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.(KN/*)
×
Berita Terbaru Update