-->

Notification

×

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Teras Rumah Warga Sruweng Terbakar, Diduga Dipicu Puntung Rokok

6/15/2026 | 4:55 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-17T09:57:02Z

SRUWENG - Kebakaran menghanguskan teras depan rumah milik Sutarti (63), warga Dusun Karangnangka RT 004 RW 002, Desa Karanggedang, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, pada Senin, 15 Juni 2026. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke bagian utama bangunan rumah.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 10.10 WIB. Saat itu, seorang warga yang melintas melihat asap mengepul dari area teras rumah korban. Setelah memastikan sumber asap, warga tersebut segera memberitahukan pemilik rumah dan warga sekitar untuk membantu penanganan awal.

Melihat api mulai membesar, warga bersama pemilik rumah berupaya memadamkan kobaran dengan peralatan seadanya agar api tidak menjalar ke bagian lain rumah. Upaya cepat dari masyarakat setempat menjadi faktor penting yang mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Material yang terbakar diketahui berupa tumpukan barang bekas atau rongsokan yang berada di teras rumah. Barang-barang tersebut didominasi kertas dan plastik, yang memang sangat mudah terbakar. Kondisi itu membuat api cepat membesar begitu titik api muncul dan langsung melahap sebagian besar material yang ada di lokasi.

Laporan kejadian kemudian diterima Polsek Sruweng sekitar pukul 10.20 WIB. Petugas yang mendapat informasi langsung bergerak menuju tempat kejadian dan segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kebumen untuk mempercepat penanganan. Respons cepat ini dilakukan untuk memastikan api tidak sempat merembet ke bangunan utama rumah.

Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Kebumen dan Gombong diterjunkan ke lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 10.40 WIB dan langsung melakukan pemadaman bersama warga serta aparat kepolisian yang telah lebih dahulu berada di tempat kejadian. Sinergi antara petugas dan masyarakat membuat proses penanganan berlangsung lebih efektif.

Berkat kerja sama yang sigap, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 11.10 WIB. Api tidak sempat merambat ke bangunan utama rumah sehingga kerusakan yang ditimbulkan dapat diminimalkan. Meski demikian, bagian teras depan rumah dan tumpukan barang bekas di lokasi mengalami kerusakan cukup parah akibat dilalap api.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, petugas menemukan sisa puing-puing barang bekas yang hangus terbakar di area teras rumah. Berdasarkan keterangan korban dan sejumlah saksi, kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang masih menyisakan bara api lalu dibuang di sekitar tumpukan material mudah terbakar. Bara tersebut diduga perlahan membesar hingga akhirnya memicu api yang kemudian menghasilkan kepulan asap tebal.

“Diduga ada puntung rokok yang masih menyala dan dibuang di dekat tumpukan kertas serta plastik. Bara api tersebut kemudian memicu kebakaran yang perlahan membesar hingga akhirnya diketahui warga,” jelas AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Petugas memperkirakan titik api mulai muncul sekitar pukul 09.30 WIB, atau sekitar 40 menit sebelum asap terlihat oleh warga. Dalam rentang waktu itu, bara api diduga terus berkembang hingga akhirnya membakar tumpukan barang bekas yang berada di teras rumah korban. Kejadian tersebut menunjukkan bahwa api kecil yang tidak diawasi dapat berubah menjadi kebakaran dalam waktu singkat, terutama jika berada di dekat bahan mudah terbakar.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membuang puntung rokok maupun sumber api lainnya. Risiko kebakaran dapat muncul kapan saja ketika kelalaian kecil terjadi di lingkungan yang dipenuhi benda-benda mudah terbakar, seperti kertas, plastik, kayu, atau sampah kering.

Kapolres Kebumen juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, terlebih di area yang menyimpan material mudah terbakar. Ia menekankan bahwa setiap orang perlu memastikan bara api benar-benar padam sebelum dibuang agar tidak memicu kebakaran yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kelalaian kecil dapat menimbulkan kerugian besar. Pastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang agar tidak memicu kebakaran,” tegasnya.

Peristiwa kebakaran di Sruweng ini menambah daftar peristiwa serupa yang disebabkan oleh kelalaian sepele namun berdampak besar. Kejadian tersebut sekaligus mengingatkan warga untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah, terutama jika terdapat penumpukan barang bekas atau bahan yang mudah tersambar api. Dengan kewaspadaan bersama, risiko kebakaran dapat ditekan sejak dini dan keselamatan keluarga maupun lingkungan tetap terjaga.(KN/*)
×
Berita Terbaru Update