-->

Notification

×

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Kebumen Tanam 11.300 Bibit Mangrove di Kawasan Pesisir

6/06/2026 | 1:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-06T07:37:19Z

Kebumen – Pemerintah Kabupaten Kebumen memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tahun 2026 dengan menggelar aksi penanaman pohon dan mangrove secara serentak di sejumlah kawasan pesisir. Total sekitar 11.300 bibit mangrove ditanam sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat perlindungan wilayah pantai dari ancaman abrasi dan dampak perubahan iklim.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman 1.400 bibit mangrove dan berbagai jenis vegetasi pantai di kawasan Pantai Logending, Kecamatan Ayah, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan dan desa, TNI-Polri, hingga Pos TNI AL Cilacap.

Aksi lingkungan di Pantai Logending juga terhubung secara virtual dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dipusatkan di Pantai Tirang, Kota Semarang. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan di wilayah pesisir.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani mengatakan bahwa tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026, “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, merupakan ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, berbagai program terus didorong, mulai dari penghijauan, pengelolaan sampah, konservasi sumber daya alam, hingga pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Bupati menegaskan, kawasan pesisir menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Keberadaan hutan mangrove dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai, menahan laju abrasi, sekaligus menyerap karbon yang berkontribusi terhadap upaya mitigasi perubahan iklim.

Pemkab Kebumen juga terus mendukung pelaksanaan Program Mageri Segoro yang selama ini menjadi salah satu gerakan pelestarian kawasan pesisir. Melalui penanaman mangrove yang dilakukan secara berkelanjutan, pemerintah berharap kondisi lingkungan pantai tetap terjaga dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sumber daya pesisir.

Selain memperkuat ketahanan lingkungan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pantai sebagai bagian dari warisan alam yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang.(KN/*)
×
Berita Terbaru Update