-->

Notification

×

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Kebakaran Hanguskan Dapur Rumah Warga Gumawang, Diduga Berawal dari Bara Kayu Bakar yang Belum Padam

6/19/2026 | 9:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-20T06:02:07Z

KEBUMEN – Sebuah rumah milik Ahmad Somedi yang berada di Desa Gumawang, RT 02 RW 02, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, mengalami kebakaran pada Jumat malam (19/6/2026). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tiga orang penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri meski sebagian bangunan dan sejumlah barang di dalam rumah mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah.

Peristiwa kebakaran dilaporkan pertama kali oleh Davi, tetangga korban, kepada Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Gombong sekitar pukul 20.20 WIB. Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu oleh kelalaian manusia saat menggunakan tungku kayu bakar di dapur rumah. Sebelum kejadian, orang tua Ahmad Somedi yang akrab disapa Mbah diketahui baru saja memasak menggunakan kayu bakar.

Setelah selesai memasak, Mbah diduga lupa memastikan api benar-benar padam dan langsung menuju ruang depan untuk makan. Sementara itu, sisa kayu bakar yang masih menyala terus menghasilkan bara api. Dalam kondisi cuaca kering dan hembusan angin yang cukup kencang, percikan arang diduga terbawa ke tumpukan kayu bakar yang berada di dekat dapur.

Tidak berselang lama, tumpukan kayu tersebut mulai terbakar dan api dengan cepat membesar. Material kayu yang mudah terbakar membuat kobaran api merambat ke bagian dapur dan sejumlah perabot rumah tangga sehingga kebakaran tidak dapat dihindari.

Seorang warga yang kebetulan melintas di sekitar lokasi melihat kepulan asap dan kobaran api dari rumah tersebut. Menyadari adanya kebakaran, warga segera memberi tahu penghuni rumah sekaligus menghubungi Pos Damkar Gombong untuk meminta bantuan.

Saat petugas tiba di lokasi, api masih dalam kondisi membesar dan menghanguskan sebagian area rumah. Tim Damkar Gombong langsung melakukan upaya pemadaman dengan dukungan personel dari Pos Damkar Petanahan dan Damkar Mako Kebumen.

Berkat koordinasi yang cepat, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Proses pemadaman juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari Koramil Kuwarasan, Polsek Kuwarasan, Pemerintah Desa Gumawang, hingga masyarakat setempat yang turut membantu mengevakuasi barang dan melakukan pemadaman awal secara gotong royong.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah perabot dapur, tempat penyimpanan kayu bakar, dan sebagian bangunan rumah mengalami kerusakan. Meski demikian, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Petugas yang berada di lokasi menduga penyebab kebakaran berasal dari sisa bara api kayu bakar yang belum sepenuhnya padam. Dugaan tersebut masih sejalan dengan keterangan para saksi dan kondisi yang ditemukan saat penanganan kejadian.

Memasuki musim kemarau, Polsek Kuwarasan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah maupun lahan. Warga diminta memastikan api dari tungku, kompor, pembakaran sampah, maupun sumber panas lainnya benar-benar padam sebelum ditinggalkan.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak menumpuk bahan-bahan mudah terbakar di dekat sumber api serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Peristiwa kebakaran di Desa Gumawang ini menjadi pengingat penting bahwa kelalaian kecil dapat memicu kerugian besar. Kewaspadaan dan kepedulian terhadap keselamatan lingkungan menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya kebakaran, terutama saat musim kemarau yang identik dengan kondisi cuaca panas dan kering.(KN/*)
×
Berita Terbaru Update