Sadang – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 Kodim 0709/Kebumen resmi ditutup dalam sebuah upacara di Lapangan Desa Seboro, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Rabu (22/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat.
Upacara penutupan dipimpin langsung Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf. Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P., selaku Inspektur Upacara. Sementara posisi Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Cba Amroni. Kegiatan diikuti sekitar 350 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga warga Desa Seboro dan sekitarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasiops Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf. Kresna Santy Dharma, S.E., M.Han., jajaran Forkopimcam Sadang, para kepala desa se-Kecamatan Sadang, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Kehadiran berbagai unsur dalam penutupan TMMD menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam amanatnya, Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf. Eko Majlistyawan Prihantono menyampaikan bahwa TMMD merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat melalui pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa.
Menurutnya, keberhasilan program TMMD tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, partisipasi masyarakat, dan kerja sama lintas sektor yang terjalin dengan baik selama pelaksanaan kegiatan.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Melalui tema ‘Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa’, kita ingin menunjukkan bahwa pembangunan desa adalah fondasi penting dalam pembangunan nasional,” ujar Dandim saat memberikan amanat.
Program TMMD Sengkuyung Tahap II sendiri dilaksanakan sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 di Desa Seboro, Kecamatan Sadang. Selama satu bulan pelaksanaan, Satgas TMMD bersama masyarakat berhasil menyelesaikan sasaran fisik utama berupa betonisasi jalan desa sepanjang 800 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter.
Pembangunan jalan tersebut berhasil diselesaikan dengan capaian 100 persen. Infrastruktur itu diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi warga di wilayah Kecamatan Sadang.
Warga Desa Seboro menyambut baik pembangunan jalan tersebut karena selama ini akses yang ada dinilai kurang memadai, terutama saat musim hujan. Dengan jalan yang lebih baik, aktivitas masyarakat kini diharapkan menjadi lebih lancar dan aman.
Selain sasaran fisik, TMMD Sengkuyung Tahap II juga menghadirkan sejumlah kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan wawasan masyarakat desa.
Berbagai penyuluhan diberikan kepada warga, mulai dari wawasan kebangsaan dan bela negara, bahaya penyalahgunaan narkoba, hingga sosialisasi tentang bahaya pernikahan dini. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat karena dinilai memberikan edukasi yang bermanfaat bagi kehidupan sosial masyarakat desa.
Tak hanya itu, masyarakat juga mendapatkan pelatihan pengolahan budidaya makanan berbahan singkong sebagai upaya mendorong kreativitas dan peningkatan ekonomi keluarga. Program tersebut diharapkan dapat menjadi peluang usaha baru bagi warga desa dengan memanfaatkan potensi pangan lokal yang tersedia.
Selama pelaksanaan TMMD, personel Satgas bersama masyarakat tampak bekerja bahu-membahu dalam menyelesaikan seluruh sasaran program. Semangat gotong royong menjadi pemandangan yang terus terlihat selama kegiatan berlangsung, mulai dari proses pembangunan jalan hingga pelaksanaan berbagai kegiatan sosial dan penyuluhan.
Kasiops Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf. Kresna Santy Dharma dalam kesempatan tersebut turut mengapresiasi kerja keras Satgas TMMD dan masyarakat Desa Seboro yang berhasil menyelesaikan seluruh target program dengan baik.
Ia berharap hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat untuk mendukung kemajuan desa.
“Keberhasilan TMMD ini menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tetap kuat. Apa yang sudah dibangun bersama hendaknya dipelihara dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ungkapnya.
Sementara itu, masyarakat Desa Seboro mengaku bersyukur dengan adanya program TMMD karena memberikan dampak nyata terhadap kehidupan warga. Selain infrastruktur yang lebih baik, kehadiran TNI di tengah masyarakat juga dinilai mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan semangat kebersamaan.
Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II diakhiri dengan penandatanganan berita acara hasil pekerjaan, penyerahan simbolis hasil pembangunan kepada pemerintah daerah, serta berbagai rangkaian kegiatan sosial dan ramah tamah bersama warga.
Melalui program TMMD, TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional dari wilayah pedesaan. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus terjalin demi mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.(KN/*)


Post a Comment