KEBUMEN – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kebumen, Sabtu (23/05/2026), untuk menghadiri panen raya udang vaname di kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Petanahan. Kehadiran Presiden menjadi perhatian besar masyarakat yang sejak pagi telah memadati kawasan sekitar Lapangan Penegar, Kecamatan Petanahan, demi menyaksikan secara langsung kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Presiden tiba di Lapangan Penegar menggunakan helikopter kepresidenan sekitar siang hari. Suara gemuruh baling-baling helikopter yang mulai terdengar dari kejauhan langsung memancing antusiasme warga yang sudah menunggu sejak beberapa jam sebelumnya. Begitu helikopter mendarat dengan sempurna di lapangan, ribuan warga yang berada di sekitar lokasi tampak melambaikan tangan dan bersorak menyambut kedatangan Presiden.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama suami Ir. Mohamad Yahya Fuad, S.E., Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah, anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alaudien Reza Mardhika, Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen Edi Rianto, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Prosesi penyambutan berlangsung hangat namun tetap khidmat. Sejumlah pejabat daerah tampak berjabat tangan dan berbincang singkat dengan Presiden sebelum rombongan bergerak menuju kendaraan kepresidenan. Kehadiran Presiden di Kebumen dinilai menjadi momentum penting bagi penguatan sektor kelautan dan perikanan, khususnya pengembangan budidaya udang vaname yang saat ini menjadi salah satu komoditas unggulan nasional.
Masyarakat yang memadati area sekitar Lapangan Penegar terlihat sangat antusias. Tidak sedikit warga yang datang bersama keluarga hanya untuk melihat secara langsung Presiden dari jarak dekat. Banyak di antara mereka mengabadikan momen kedatangan Presiden menggunakan telepon genggam. Sorak-sorai warga semakin meriah ketika Presiden Prabowo menyempatkan diri mengitari lapangan menggunakan mobil kepresidenan.
Dari atas kendaraan, Presiden tampak beberapa kali melambaikan tangan kepada masyarakat. Warga pun membalas dengan penuh semangat sambil meneriakkan nama Presiden. Kehangatan interaksi tersebut menciptakan suasana yang penuh kegembiraan dan kebanggaan bagi masyarakat Petanahan dan sekitarnya.
Pengamanan ketat terlihat dilakukan di seluruh area kunjungan. Aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, serta unsur pengamanan lainnya disiagakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Meski demikian, pengamanan yang dilakukan tidak mengurangi semarak suasana penyambutan.
Setelah menyapa masyarakat di Lapangan Penegar, Presiden bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju lokasi panen raya udang vaname di kawasan BUBK Petanahan. Sepanjang perjalanan menuju lokasi, antusiasme masyarakat kembali terlihat begitu tinggi. Ribuan warga berdiri di sisi jalan untuk menyaksikan iring-iringan kendaraan Presiden melintas.
Pemandangan menarik tampak dari deretan pelajar yang berdiri rapi di tepi jalan sambil mengibarkan bendera Merah Putih. Dengan penuh semangat, para pelajar menyambut rombongan Presiden sambil melambaikan tangan. Kehadiran Presiden bagi mereka menjadi pengalaman langka dan berkesan yang tidak akan mudah dilupakan.
Iring-iringan kendaraan kepresidenan berjalan perlahan di sejumlah titik agar Presiden dapat menyapa masyarakat yang telah menunggu. Beberapa kali Presiden tampak membuka kaca kendaraan dan kembali melambaikan tangan kepada warga yang memenuhi sisi jalan. Sambutan hangat masyarakat menunjukkan tingginya perhatian dan harapan terhadap kemajuan daerah serta sektor perikanan di Kebumen.
Kunjungan Presiden ke kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan Petanahan juga menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan ekonomi berbasis kelautan dan perikanan. Kawasan BUBK Petanahan selama ini dikenal sebagai salah satu sentra budidaya udang vaname yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Pengembangan budidaya udang berbasis kawasan dinilai mampu menciptakan sistem budidaya yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan. Selain meningkatkan produktivitas hasil panen, keberadaan kawasan tersebut juga membuka peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, mulai dari sektor budidaya, pengolahan hasil perikanan, hingga distribusi.
Pemerintah Kabupaten Kebumen sendiri terus mendorong penguatan sektor perikanan sebagai salah satu tulang punggung perekonomian daerah. Kehadiran Presiden di tengah masyarakat Petanahan diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi para pembudidaya udang dan masyarakat pesisir untuk terus meningkatkan kualitas produksi dan daya saing hasil perikanan lokal.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor perikanan di Kebumen. Menurutnya, kunjungan Presiden menjadi motivasi besar bagi daerah untuk terus mengembangkan potensi budidaya udang vaname agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain menjadi agenda panen raya, kunjungan Presiden juga diharapkan semakin memperkenalkan kawasan BUBK Petanahan sebagai salah satu kawasan budidaya unggulan di Indonesia. Dengan dukungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sektor budidaya udang di Kebumen diyakini memiliki prospek cerah dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekspor hasil perikanan nasional.
Suasana meriah dan penuh semangat yang terlihat sepanjang kunjungan Presiden menjadi gambaran kuatnya dukungan masyarakat terhadap pengembangan daerah. Kehadiran Presiden Prabowo di Kebumen bukan hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga simbol perhatian pemerintah terhadap kemajuan sektor kelautan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Kunjungan kerja Presiden di Kebumen berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme masyarakat. Bagi warga Petanahan dan sekitarnya, momen tersebut menjadi peristiwa bersejarah yang membawa kebanggaan tersendiri karena daerah mereka mendapat perhatian langsung dari Presiden Republik Indonesia.(KN/*)


Post a Comment