Kebumen, - Fenomena tanah bergerak kembali menimbulkan kerusakan di wilayah Kabupaten Kebumen. Kali ini, teras rumah milik Wasiman, warga Desa Sampang, mengalami amblesan cukup dalam hingga setinggi orang dewasa. Peristiwa ini terjadi secara bertahap selama dua pekan terakhir, membuat kondisi rumah semakin mengkhawatirkan.
Menurut keterangan warga sekitar, amblesan mulai terlihat sejak hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Retakan kecil di bagian teras perlahan melebar, hingga akhirnya membentuk cekungan besar yang membahayakan penghuni rumah. “Awalnya hanya retak tipis, tapi lama-lama tanahnya turun terus,” ungkap salah seorang tetangga.
Fenomena tanah bergerak di Kebumen bukan hal baru. Kondisi geografis yang berbukit dan curah hujan tinggi membuat wilayah ini rawan pergeseran tanah. Dinas terkait pun diminta segera melakukan kajian teknis dan memberikan pendampingan kepada warga terdampak agar tidak terjadi kerusakan lebih besar.
Wasiman sendiri mengaku khawatir dengan keselamatan keluarganya. Ia berharap ada penanganan cepat dari pemerintah, baik berupa bantuan darurat maupun solusi jangka panjang. “Kami takut kalau hujan turun lagi, amblesannya makin dalam,” ujarnya kepada wartawan, (26/11/2025)
Warga sekitar juga bergotong royong membantu memperkuat bagian rumah yang rusak dengan material seadanya. Meski demikian, mereka menyadari bahwa langkah tersebut hanya bersifat sementara.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa ancaman tanah bergerak di Kebumen perlu diantisipasi dengan mitigasi bencana yang lebih serius, termasuk pemetaan wilayah rawan dan sosialisasi kepada masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan segera turun tangan agar warga terdampak tidak semakin dirugikan.

.jpeg)


Post a Comment