
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi anak-anak muda di lingkungan
Nahdliyyin yang mempunyai minat besar untuk belajar di pondok, akan tetapi
memiliki keterbatasan biaya.
Bertempat di Kampus IAINU Kebumen, kegiatan pentasyarufan Zakat
Tahun 2019 ini diawali dengan mujahadah. Kegiatan ini dilaksanakan atas
kerjasama LAZISNU Kebumen dan lembaga Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul
Ulama (RMI NU ) Kabupaten Kebumen.
Ketua Lazisnu Kebumen Yuslim Fauji mengatakan,
Bantuan Beasiswa santri ini bertujuan untuk mendukung program "Ayo
Mondok" yang digalakkan oleh Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI), agar para
santri terus bisa melanjutkan pendidikanya selama di pesantren.
"Ini bagian dari kepedulian bersama, untuk para generasi muda NU
yang ingin belajar di pesantren yang tidak memiliki biaya, agar mereka tetap
semangat " ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua
Tanfidz PCNU Kebumen KH. Saiful Munir menyabut
baik adanya kegiatan tersebut. Pihaknya berharap, kegiatan semacam ini bisa
terus ditingkatkan lagi dan khususnya di bulan Romadhon nanti.

“Kami berharap bantuan ini tidak hanya sekali ini, tapi bisa berkelanjutan.
Terutama bulan Romadhon nanti, para santri yang kurang mampu sangat membutuhkan
kepedulian bersama. Khusunya Santri yang yatim piatu”, ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua RMI NU Kebumen Ustadz
Fachrudin Achmad Nawawi, menurutnya, dengan
bantuan tersebut dapat menambah semangat para santri yang tidak mampu agar
terus giat belajar, dan sekaligus mengurangi beban mereka. Dirinya berharap, bantuan ini bisa terus berkelanjutan kedepanya.
“Semoga dengan bantuan ini, dapat meringankan beban para santri yang kurang mampu, dan sekaligus
dapat memotivasi mereka gara terus semangat giat belajar di pesantren,” ungkap
Ketua RMI yang akrab disapa Gus Fachru.
Turut hadir dalam kegiatan itu, pengurus Cabang NU CARE LAZIZNU,
pengurus Upziznu Kecamatan Se Kabupaten Kebumen, para Kyai, serta para donator seperti
Jadi Baru, BKK dan VIVI Salon Kebumen. (*)



