![]() |
| Keberangkatan dua pria Kebumen berangat haji berpeda onthel dilepas oleh tetangga sekampung. (dok. Facebook Andre Nauval/Muhamad Ridlo) |
Ia memajang dua foto. Satu foto, dua orang pria yang tengah didoakan oleh banyak orang. Satu foto lainnya bergambar sepeda ontel tua yang di bagian boncengannya berisi sebuah wadah berisi barang-barang. Ia hanya memberi keterangan singkat, "Mugo slamet awal dumugi Akhir, tindak haji Numpak Sepeda Dengan restu keluarga (Semoga selamat dari awal hingga akhir, berangkat haji naik sepeda dengan restu keluarga)," tulis Cuinx Berkelana dalam unggahannya.
Empat akun membagikan unggahan tersebut. Komentar bernada positif pun mengalir. Rata-rata mendoakan supaya dua orang mulia yang naik haji bersepeda ontel dengan selamat dan tercapai cita-citanya. Unggahan mengenai dua pria Kebumen yang naik haji ini kemudian viral ketika akun Facebook Andre Nauval mengunggah foto yang diakuinya adalah dokumentasi akun Cuinx Berkelana, di hari yang sama, sekitar pukul 16.07 WIB. Total, ia mengunggah lima foto yang salah satunya adalah perpaduan berbagai foto. Dalam keterangannya, Andre Nauval menceritakan bahwa dua orang ini adalah Khudori, asal Purworejo dan Nuruddin, Sidamara, Kebumen, akan berangkat haji bersepeda ontel.
Dua foto pertama adalah foto yang telah diunggah oleh Cuink Berkelana. Foto lainnya, menggambarkan bahwa warga sekampung mengerumuni dua pria berusia 45 tahun yang hendak berangkat haji dengan mengayuh sepedanya.
![]() |
| Dua pria Kebumen berangkat haji berpeda onthel didoakan oleh keluarga tetangga sekampung. (dok. Facebook Andre Nauval/Muhamad Ridlo) |
Akun lainnya, Syubah AR, mengingatkan bahwa perjalanan haji zaman dahulu dengan sekarang sudah sangat berbeda jauh. Ia berkisah pada masa lalu, orang-orang Indonesia dan seluruh penjuru dunia yang ingin berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW harus naik sampan atau kapal. Ia pun mendoakan agar dua orang ini menjadi haji yang mabrur. "Orangtua2 qt, leluhur2 qt dulu haji ke Mekkah dan sowan ke Kanjeng Rosululloh berangkat naik sampan, semoga bapak2 Kiai diatas ini dirahmati oleh Alloh dan dimudahkan perjalanannya menuju ridloMu ya Alloh, selamat pulang pergi dan haji mabrur, امين," tulisnya.
Andre Nauval menerangkan dalam unggahannya, dua pria Kebumen ini akan mengayuh sepeda ontel dari Kebumen menuju Tanjung Priok. Lantas, perjalanan dilanjutkan dengan kapal hingga melewati Selat Malaka yang meliputi Thailand, Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Teluk Bengala (India dan Bangladesh). Lantas perjalanan masih berlanjut dengan berlayar di Samudera Hindia (Yaman, Sri Lanka dan India), Selat Bab el Mandeb (Yaman), Laut Merah di Arab Saudi, lalu berakhir di Pelabuhan Jeddah, Arab Saudi. Dari pelabuhan ini, dua pria Kebumen yang berangkat haji bersepeda ontel akan melanjutkan perjalanan hingga Mekah dan Madinah.
Andre Naufal juga menjelaskan, tekad kedua orang ini sudah sangat bulat. Mereka mengurus sendiri paspor dan dokumen lain yang diperlukan untuk berangkat haji. Saat mengurus keperluan haji di Kantor Imigrasi Cilacap pun, mereka berdua rela bolak-balik Kebumen-Cilacap dengan bersepeda ontel. "Seingat saya sudah tiga kali Bapak bolak-balik ke Cilacap ngurus paspor," Andre Naufal menambahkan.
Mengenai dua orang yang mengurus dokumen keberangkatan haji, Humas Kantor Imigrasi Cilacap, Ade, belum bisa mengonfirmasi. Ia mengaku sedang berada di luar kantor (libur). Tetapi, ia berjanji akan mengecek dokumen kedua orang tersebut.(Muhamad Ridlo/h4r)





