Taman Kota Kebumen, Wisata Kota yang Terpinggirkan

KEBUMEN, Kebumenonnews - Salah satu tempat wisata buatan yang tidak boleh kamu lewatkan di daftar kunjungan wisata adalah Taman Kota Kebumen. Namun sayangnya, taman ini saat siang sepi tetapi malam harinya penuh dengan keromantisan.

Dulu, saat awal-awal dibangunnya Taman Kota, bener-bener seneng karena Kebumen mempunyai ruang terbuka hijau, selain Alun-alun yang menjadi pusat hiburan. Penuh harapan, jika keramaian bisa terpecah, ada disisi timur yakni Taman Kota. Tidak melulu selalu alun-alun kebumen. Tapi ternyata, hanya diawalnya saja euforianya, udah hampir 3 tahunan lebih Taman Kota seperti menjadi lahan tak berpenghuni.

Taman kota yang dibangun diatas tanah bekas terminal bus ini serasa menjadi tempat wisata yang terlupakan.

Jika pengelola terus melakukan pembenahan serta penghijauan,banyak alasan kenapa tempat wisata malam ini sangat cocok untuk masuk kedalam daftar kunjungan liburan di Kebumen.

Berikut beberapa alasan Taman Kota Kebumen bisa menjadi Icon Wisata Kota :

1. Lokasinya Yang Sangat Strategis dan Bersejarah.

Taman Kota Kebumen merupakan taman kota yang berdiri di bekas lahan Terminal Bus Kebumen. Terminal itu sendiri sudah terbengkalai sejak tahun 2003 yang lalu. Pemerintah Kabupaten Kebumen akhirnya memutuskan untuk membangun sebuah taman yang menjadi icon dari wisata yang ada di Kebumen. Lokasi Taman Kota Kebumen sangat strategis, yakni berada di Jalan Indrakila, di pusat kota Kebumen. Bekas terminal ini, juga bisa dijadikan sebuah cerita, dengan menghadirkan sedikit ruang untuk menempatkan foto-foto terminal lama zaman dulu, sebelum jadi taman kota. Atau cerita dan foto-foto bangunan disebelahnya, kalau Kebumen pernah mempunyai Gedung Bioskop Star dan Indrakila yang sekarang menjadi gedung olah raga.

2. Taman Kota Dengan Icon Sang Pahlawan Legendaris.

Selain bisa menikmati wisata malam di taman kota ini juga bisa menikmati kemegahan salah satu patung legendaris Indonesia. Icon wisata di Kebumen ini dilengkapi dengan patung dada seorang pahlawan militer yang berpangkat Jenderal, yaitu Jenderal HM Sarbini.
Sehingga tak salah apabila taman Kota Kebumen ini memiliki nama lain Taman Kota Jenderal HM Sarbini Kebumen.

3. Wisata Malam yang penuh dengan Pesan Moral.

Banyaknya pengunjung ke Taman Kota Kebumen di malam hari, nampaknya ada pesan moral tersendiri yang bakal didapat setelah berkunjung ke taman kota ini. Salah satunya sejarah perjuangan pahlawan kita dahulu sebelum Indonesia merdeka.

4. Wisata Kuliner.

Setelah lelah berkeliling Taman Kota Kebumen, tak jarang pengunjung rehat dan mencari makanan atau minuman. Beragam kuliner yang lezat, gurih dan renyah serta murah khas Kebumen, tersedia tidak jauh dari Taman Kota Kebumen. Ada banyak hidangan yang bisa kamu nikmati, mulai dari jagung bakar, nasi liwet, hingga sate. Semuanya hidangan tadi akan disajikan lengkap dengan suasana malam penuh ketenangan di Kota Kebumen. Diawal pembangunnya, Taman Kota Kebumen sudah menjadi pusat Kuliner, namun, seiring waktu berjalan pengelolaan semakin tidak jelas, hingga nasibnya kini terpinggirkan.

Kesehariannya di Taman Kota Kebumen, secara kasat mata kini saat ini berubah menjadi tempat bercumbu para muda mudi. Kebanyakan dari mereka masih berseragam sekolah. Tak segan mereka berpelukan, bercumbu ria dikawasan ruang publik tanpa ada rasa canggung, risih, bahkan tak ada malu. Yang bikin miris, diarea tempat pedagang dulu berjualan, malah dijadikan tempat mesum.

Sungguh, Taman Kota yang harusnya bisa memberi nilai keindahan sebagai bentuk nyata dari kota yang bersemboyan Beriman ini, kini sudah tidak sehat lagi. (*)
Busro Collection
Ads2