KEBUMEN – Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di enam desa di Kecamatan Sruweng berlangsung lancar, tertib, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Program yang bertujuan menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau ini menjadi magnet bagi warga sejak pagi hari.
Salah satu titik pelaksanaan yang dipadati masyarakat berada di Balai Desa Purwodeso. Sejak sebelum kegiatan dimulai, ratusan warga telah memadati lokasi untuk mengantre membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga bahan pangan lainnya yang dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
Meski jumlah pengunjung cukup banyak, pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib. Warga mengikuti antrean sesuai mekanisme yang telah diatur panitia, sehingga proses pembelian berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap program stabilisasi harga pangan di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas. Banyak warga mengaku terbantu karena dapat menghemat pengeluaran rumah tangga melalui pembelian kebutuhan dapur dengan harga yang lebih terjangkau.
Salah seorang warga Desa Purwodeso mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan stok bahan pokok yang disediakan. Menurutnya, selisih harga yang ditawarkan cukup membantu, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.
"Kalau ada kegiatan seperti ini tentu sangat membantu. Harga lebih murah dibandingkan di pasaran, jadi pengeluaran belanja bisa lebih hemat. Harapannya kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan," ujarnya.
Selain meringankan beban masyarakat, Gerakan Pangan Murah juga menjadi upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah melalui penyediaan bahan pangan dengan harga yang lebih stabil.
Kepala Desa Purwodeso menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Gerakan Pangan Murah di wilayahnya. Menurutnya, tingginya antusiasme warga menjadi bukti bahwa program tersebut benar-benar dibutuhkan masyarakat.
"Pemerintah desa menyambut baik pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini. Alhamdulillah masyarakat sangat antusias dan kegiatan berjalan tertib. Program seperti ini sangat bermanfaat karena dapat membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan.
![]() |
| foto: fb.sri.pambudi |
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan instansi terkait menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan tersebut. Dengan sinergi yang baik, distribusi bahan pangan kepada masyarakat dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Sementara itu, Sri Pambudi Camat Sruweng menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok.
Ia menjelaskan, pelaksanaan GPM di enam desa di Kecamatan Sruweng berjalan sesuai rencana. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat.
"Alhamdulillah pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di enam desa berjalan lancar. Antusias masyarakat sangat tinggi, namun tetap tertib mengikuti mekanisme yang telah disiapkan panitia. Ini menunjukkan bahwa program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga," kata Camat Sruweng.
Menurutnya, pemerintah akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat masyarakat.
Ia berharap Gerakan Pangan Murah tidak hanya menjadi solusi sesaat ketika harga pangan mengalami kenaikan, tetapi juga menjadi agenda yang dapat dilaksanakan secara berkala agar masyarakat memiliki akses terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.
Melalui kegiatan ini, pemerintah juga ingin memastikan pasokan pangan tetap tersedia dan mudah diakses masyarakat. Dengan demikian, stabilitas harga dapat terus terjaga sekaligus mendukung pengendalian inflasi di daerah.
Keberhasilan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Sruweng menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat nyata. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat, kegiatan ini juga memperkuat kedekatan pemerintah dengan masyarakat melalui pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya.
Harapan warga pun sederhana, yakni agar Gerakan Pangan Murah dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah berbagai tantangan ekonomi.(KN/*)





